Merayakan Keberagaman Indonesia
HFN 2017

FILARTC : Hadir Kembali Untuk Merayakan HFN 2017

Film and Art Celebration (FILARTC) merupakan pagelaran berbentuk karnaval yang dirancang dalam rangka menyambut Hari Film Nasional yang diadakan pada akhir Maret. Karnaval ini terdiri dari sejumlah rangkaian kegiatan mulai dari pemutaran film, pertunjukan musik, diskusi seputar perfilman dan bazar film. FILARTC untuk pertama kalinya diadakan pada tahun 2015 dengan Taman Ismail Marzuki (TIM) sebagai lokasi penyelenggaran. Entah mengapa, pada 2016 tidak terdengar lagi gaung keberadaannya. 

Barulah di tahun ini FILARTC kembali hadir dengan konsep yang tidak jauh berbeda dengan dua tahun sebelumnya. Namun, kali ini FILARTC didukung dengan Pusat Pengembangan Film Kemendikbud dan Badan Ekonomi Kreatif. Studio Perum Film Negara (PPFN) dipilih sebagai tempat penyelanggaraan.

Karnaval dilakukan selama tiga hari berturut-turut, dimulai dari tanggal 30 Maret sampai dengan 1 April 2017. Adapun sejumlah program yang dihadirkan yakni pemutaran film, film forum, pameran, launching buku ‘Merayakan Hari Film,’ bazar film, workshop. Film yang diputar yakni Bulan di Atas Kuburan (1973), Mencari Hilai (2015), Sokola RImba (2013), The Mangoes (2012), Aisyah (2016), Si Mamad (1973), Darah dan Doa (1950), Warkop DKI (2016). Film Forum diisi dengan perbincangan seputar ‘Sinema Nasional: Kebijakan Pemerintah dan Investasi Budaya’, ‘Film Indonesia dalam Perspektif Lintas Bangsa’, ‘Perempuan di Balik Layar Film Indonesia’. Program pameran menghadirkan pameran still fotografi Menghadirkan Keberagaman, Kostum Desain dan Sejarah Hari Film.

“Kegiatan selebrasi ini diharapkan bisa jadi cara untuk mendekatkan film kepada masyarakat. Terutama memperkenalkan dampak positif media film kepada generasi bangsa berikutnya. Tentunya juga upaya untuk menumbuhkan apresiasi dang penghargaan atas kerja yang dilakukan filmmaker pendahulu” ungkap Leni Lolang selaku Direktur FILARTC.

Berita Terkait